Showing posts with label Homebrew. Show all posts
Showing posts with label Homebrew. Show all posts

Thursday, November 27, 2014

Menambahkan kipas pendingin tambahan pada IC-706MKIIg

Radio ICOM IC-706mkIIG ini jenis radio yang compact dimana dapat mencakup 4 band (HF, VHF, UHF dan 50Mhz) cukup praktis digunakan untuk aktifitas portable, baik itu di kendaraan atau untuk kegiatan lain nya, misal untuk bankom, field day, hamfest dll.

IC-706mkIIg
Kelemahan radio ini adalah panas yang cukup tinggi , walaupun hanya untuk kondisi stand by atau monitor, dapat dirasakan hampir sekujur body nya panas. Ya betul seluruh body radio ini adalah Heatsink, jadi saat dioperasikan panas akan menyebar. Bagaimana untuk mengurangi panas walaupun pabrikan sudah mendisain nya seperti ini. Ada cara lain yaitu dengan menambahkan kipas pendingin tambahan di luar yang fungsi nya menarik udara dari heatsink bagian belakang dan memodifikasi suply tegangan pada kipas bagian dalam.

1. Didalam radio ini ada kipas mini sebagai pendingin yang akan aktif bila PTT ON, dan akan berhenti bila pada posisi sebaliknya...tentu saja ini tidak cukup untuk mendinginkan radio terutama bagian ragkaian final. Dan akan merusak trasistor final atau bahkan ke bagian lain nya kalau panas nya terlalu tinggi.


Resistor 220ohm 3W dipasang diantara kedua panah kuning
Dengan menambahkan resistor sebesar 220ohms yang akan memberikan supply tegangan pada kipas sebesar 9V pada saat kondisi stand by dan akan menjadi 13.8V pada saat PPT ON. Jadi walaupun kondisi stand by atau monitor kipas internal nya akan selalu aktif walaupun pada putaran yang tidak maksimal, akan tetapi setidak nya cukup untuk membuang panas yang ada di bagian dalam radio ini.


Titik untuk mensolder kaki resistor nya supaya tdak mengupas kabel merah untuk suply mini fan


Titik dimana tegangan akan menjadi 13.8V saat PTT ON


2. Selanjutnya dengan dipasang kipas mini pada bagian Heatsink cukup membantu untuk mengurangi panas yang di hasilkan. Kipas ini akan berputar selama radio ini pada posisi ON. Power nya di ambil dari socket di belakang radio ini. Dengan dipasang dengan seumlah baut yang cukup untuk menahan radio ini.



Bisa juga menggunakan lem jenis silikon yang mudah kita lepas dan tanpa merusak bagian radio. Gambar di bawah ini saya menggunakan fisher yang kebetulan pas ukuran nya dengan celah pada sirip pendingin.




Hasilnya sangat memuaskan selama 10 hari radio ini diaktifkan non-stop, baik untuk memancar atau monitor selama kegiatan berlangsung ,panas nya hanya hangat-hangat saja. Tentu saja radio ini akan awet umurya..

Selamat mencoba , de YC1CWK

PCB lawas pemancar AM 80mband

Bagi yang pernah bermain-main pada band 80m di tahun 80an tentu sudah hafal betul dengan skema Pemancar 4 tingkat transistor di bawah ini. Masih menggunakan osilator jenis Hartley. Tentu saja masih banyak skema-skema lain nya yang lebih baik untuk osilator nya yang lebih stabil dan bandwith nya sempit. Karena bila osilator nya baik maka sinyal atau pun modulasi yang di hasilkan akan baik dan yang terpenting adalah tidak adanya sinyal harmonik .

Saya hanya scan dan memposting kan skema dan PCB buatan Saturn yang saya dapat kan dari salah satu toko elektronik langganan saya di kampung halaman (Toko Sinar Surya - jalan Pekiringan). Ternyata mereka masih simpan PCB ini. Masih menggunakan transistor jenis PNP (ground positip), yang memang di jaman tersebut transistor jenis PNP seri 2SA/2SB lagi tenar...Tapi bisa ita ganti menggunakan NPN, hanya membalik tegangan nya dan beberapa komponen seperti dioda Zener dan Elco yang harus di balik polarisasi nya

Pemancar:







PCB modulator nya pun ada dan saya pernah membuat rangkan dengan sistim Push pull. Lumayan masih dapat mendorong Transistor Final pemancar nya yang waktu itu memakai 2SD313 4 buah di paralel. Modulasi yang di hasilkan cukup enteng dengan menggunakan 2 buah transistor jengkol 2N3055....Dulu kalau modulasi kita bagus akan di report "Modulasi anda cukup mendorong...."...




Nah karena skema modulatornya menggunakan transistor jenis NPN maka transistor yang di gunakan di pemancar harus disesuaikan.

Tuesday, January 14, 2014

Linear untuk BITX\SDR dengan output 50-80W



Linear yang saya rakit adalah jenih linear pushpull dengan menggunakan IRF150 untuk BITX atau SDR. Untuk sementara daya yang dapat di hasilkan sekitar 30-50Watts. Kendala dalam pembuatan linear ini adalah panas yang tidak seimbang antara kedua Mosfet IRF150. "Mungkin" mosfet yang kita dapat di pasaran tidak sama (tidak identik) sehingga walaupun sama jenis nya sama tetapi mempunyai  karakteristik internal yang berbeda, juga pada ferrite tubing yang kita gunakan tidak sama permeabilitasnya. Ada satu tip sebelum kita memberikan tegangan, kita harus shorted kan ketiga kaki mosfet tersebut bersamaan, karen bila tidak mosfet akan langsung rusak...ga tau kenapa??? mungkin ESD pada saat penyolderan kali ya.
output dari exciter yang terlalu besar dan kualitas komponen yang kita gunakan juga sangat berpengaruh karena terkadang akan mengakibatkan self osilasi.
Untuk sementara masih terus mencoba sampe mendapatkan output yang di harapkan..100W mungkin kah?














































Tuesday, March 5, 2013

Merakit BITX di 40mband dikembangkan menjadi multiband dengan DDS


BITX yang saya rakit adalah original dari Amatir India , Ashhar Farhan (VU2ESE) . Saya  mencoba untuk merakit BITX ini karena rangkaian pancarima ini sangat sederhana...dan ini lah yang membuat saya jadi penasaran. Untuk lebih detail ulasan tentang BITX ini mungkin rekan-rekan sudah tahu apa itu BITX dan sudah sering di bahas di group dan forum yang membahas tentang BITX ini. Saya menampilkan di blog ini hanya berbagi saja dan semoga anda pun mencoba merakitnya.

Skema BITX :




PCB nya bisa di pesan ke OM Yoke Kurnia (YC3LVX). PCB bisa di pesan berupa BITX, Penguat Amplifier dan FLL




Membuat Lilitan pada Toroid:
Bagian yang paling rumit adalah membuat lilitan, saya mencoba nya berkali-kali , walaupun gagal akhirnya bisa juga. Kesulitannya adalah lapisan email suka terkelupas dan mengakibatkan hubungan singkat dan membuat lilitan ini tidak bekerja.
Lilitan trifilar aslinya  adalah menggunakan toroid hidung babi atau Binocular toroid. Tetapi berhubung susah di dapatkan toroid jenis ini. Pada blog nya YC3LVX (OM Yoke) lilitan trifilar dengan binoculars Toroid ini bisa kita ganti dengan menggunakan Toroid bekas dari lampu hemat energi.

Cara menggulungnya sebagai berikut:

1. Trifilar
Sediakan 3 utas kawat dengan ukuran 0.4mm sepanjang kira-kira 17cm - 18cm. Ketiga-tiganya dililitkan pada toroid. Setelah selesai maka kita akan mendapatkan 6 buah ujung-ujung kawat. Kupas (kerik) lapisan emailnya.  Ukur kontinuitas diantara kawat tersebut dengan menggunakan AVO meter, dengan mencari mana yang shorted (Pada AVO digital ditandai dengan bunti buzzernya). Setelah ketemu kita tandai (misalnya coklat - coklat). Lalu ukur ke empat ujung lainnya, yang shorted kita tandai Merah - Merah dan Hijau - Hijau, maka akan menjadi sepeti ini:

-------- Coklat                                 
-------- Merah
===== Hijau+Merah
-------- Hijau
-------- Coklat





















Lebih mudah lagi bila menggunakan kawat email yg mempunyai warna yang berbeda seperti pada gambar di bawah ini






2. Bifilar
Untuk bifilar sediakan 2 utas kawat dengan panjang yang sama sekitar 17 - 18cm , lalau di beli kedua nya pada toroid tersebut , hingga mendapatkan 4 ujung kawat diantara kedua sisinya.. Lalu pilih salah satu ujung dari keduanya di hubungukan langsung sehinga nanti akan menjadi 3 buah kawat.



 Untuk hasilnya bifilar menghasilkan lilitan seperti dibawah ini













Bagian Oscilator:


Bagian VFO nya. BITX ini rencana nya akan di fungsi kan di 40mband. sehingga dengan rumus baku  >>VFO = BFO - Frekuensi input.
Karena Frekuensi BFO nya sekitar 10MHz makan VFO nya harus bekerja pada frekuensi antara 2.9 hingga 3.1MHz. Lebar frekuensi ini tergantung dari besarnya nilai varco yang kita gunakan.





 
sesuai rumus maka:
=10-3.278
=6.722Mhz

terlalu rendah ya batas bawah nya... ya tentunya harus di tune lagi di bagian coil osilatornya dengan cara memutar-mutar ferite agar frekuensi nya sesuai yang kita harapkan.
 Batas frekuensi atasnya
 =10 - 2.966
 =7.034MHz






Rencana kedepannya VFO akan di ganti dengan DDS, tapi komponen dan PCB nya masih di order. dan nanti akan di coba di pasangkan dengan BITX ini.




 Osilator XTAL:

Membuat rangkaian sederhana berupa XFO. Oscilator untuk ngetest frekuensi Xtal. Xtal filter ini harus di test dulu satu persatu untuk mendapatkan frekuensi osilasi yang tidak melebihi 1.5KHz.

Kenapa harus di test dulu? karena Xtal yang di jual di pasaran memiliki frekuensi osilasi yang berbeda-beda walaupaun tertulis misalnya 10MHz. Saya membeli 20 buah dengan merk yang sama dengan harga Rp.5000 per buah. Tapi dari 20 buah yang saya beli ternyata yang tidak bekerja ada 7.  dari seleksi sisa 13 nya didapatkan 5 buah Xtal yang frekuensi nya tidak lebih dari 1.5KHz. karena Xtal ini difungsikan sebagai ladder filter yaitu berupa 4 buah Xtal yang di susun seri.

 










 4 Xtal yang sama sekali tidak menghasilkan osilasi...padahal baru lho









  BFO (Beat Frequency Oscilator):



Frekuensi resonansi BFO ini harus sesuai dengan SSB filter. Karena saya menggunakan filter dengan frekuensi tengah 10MHz, dan pada band 40m ini bekerja pada LSB maka BFO harus bekerja sekitar 10MHz-1.5KHz = 9.998.500Hz










Frekuensi BFO yang di seting untuk LSB
















Kapasitor 0.1uF banyak yang short

Terpaksa harus di ganti semua kapasitor 100nF ini , karena dari serombongan ini ada yang shorted. Dari shorted ini hampir seminggu troubleshoot mencari masalahnya, eh ternyata....







Akhirnya BITX yang saya rakit bisa menerima rekan-rekan amatir di band 40m. Suaranya agar terdengar lebih empuk bisa menggunakan sepeaker dengan ukuran yang agak besar atau di taruh didalam kotak speaker. 

Berikut rekaman video BITX pada 40m band:
 


15-Mar-2013
BITX ini akan lebih baik bila VFO nya di ganti dengan DDS. Berikut ini saya gabungkan BITX ini dengan rangkaian DDS yang di operasikan pada 40mband. Rangkaian DDS ini untuk Multiband jadi untuk pengembangan masa depan untuk sementara di fungsi kan hanya pada satu band dulu.




18-Mar-2013
Design Front Panel untuk BITX kira-kira seperti ini. Tentunya membutuhkan waktu dan kesabaran untuk melubangi bagian Front Panel. Untuk Front panel ini saya menggunakan PCB karena mudah untuk di lubangi tidak seperti plat aluminium.

21-Mar-2013
Setelah di ukur dan di tandai posisi beberapa komponen yang akan di pasang pada Front panel akhirnya di mulai lah prosesi pelubangan dan pengikiran. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup panjang karena posisi baut\skrup harus pas dengan posisi LCD. Heem bisa kebayang kalau menggunakan plat aluminium bisa membutuhkan waktu berhari-hari. Dulu jaman masih sekolah kita masih cukup banyak waktu untuk melubangi dan mengikir lubang-lubang untuk instrument pada pemancar AM 80m baik tabung atau transistor. Tapi sekarang ...susah dan banyak waktu untuk hal-hal lain.

Front panel dengan bahan PCB fiber























Nah semua komponen dan instrument sudah terpasang pada Front panel ini, tinggal proses labeling pada Front panel ini lalu di lanjutkan dengan menghubungkan satu dengan yang lainnya.