Saturday, April 21, 2012

Hamshack dan kode morse

Tempat favorite dirumah adalah Hamshack...tiada tempat lain lagi selain disini...Hampir setiap hari bila saya berada di rumah, selalu berada di ruangan ini. Belajar berlatih berkomunikasi dengan baik juga bekerja di frekuensi yang di anjurkan peruntukannya. maklum sekarang ini sedang ramai-ramai nya balapan adu kuat sinyal atau "raching" atau "penthung-penthungan". Bagi saya terlalu buang-energi selain listrik juga capek teriak2.. tapi ya sudah biarkan lah beliau-beliau asik dengan kegiatan tersebut.

Selain berQSO kadang saya hanya "Homo" atau HObi MOnitor saja...Tapi tidak hanya memonitor saja, biasanya saya selalu membarengi nya dengan kegiatan menyolder membuat proyek-proyek rangkaian sederhana seperti penguat mic misalnya...atau berlatih terutama dalam menerima kode morse... Latihan ini yang saya pikir tidak pernah berhenti, harus dilakukan berkali-kali dan diulang-ulang setiap hari disetiap kesempatan


Untuk saat ini saya masih di tingkat Siaga dimana code morse adalah sarana untuk kami agar bisa berkomunikasi jarak jauh (DX). Khusus nya di band 15m dan 10m. Untuk itu saya masih harus banyak berlatih dalam mengirim dan menerima. Kesulitan yang masih saya hadapi adalah bila sinyal stasiun lawan terlalu lemah dan di barengi dengan QRM dan QSB. hampir tidak semua tercatat dengan baik pada lembaran kertas yang selalu saya tulis di setiap QSO. Atau stasiun lawan terlalu cepat ngetuk nya...untuk saat ini saya masih dalam range 6-8wpm saja...tapi not bad lah, hingga saat ini sudah dapat melakukan QSO dengan stasiun DX dari Jepang dan beberapa negara Asia dan Eropa....(bangga sedikit boleh ya...) Terutama dari jepang, banyak sekali stasiun-stasiun yang mengudara di jam-jam pagi dan siang sekitar jam 2.


Jangan pernah ragu-ragu untuk memulainya...diawal-awal pun saya demikian, karena khawatir kita tidak bisa menjawab stasiun lawan. ...ternyata mereka akan melambatkan speed nya bisa kita meminta untuk mengulang atau kita mengirim permohonan untuk melambatkan speed mereka (QRS). Dari beberapa kali pengalaman saya berQSO , kita harus benar-benar fokus pada bunyi kode yang dikirim, bila satu huruf terlewat jangan di pikirkan, siapkan konsentrasi untuk huruf berikutnya, biasanya dengan mudah kita merangkai semua huruf demi huruf yang kita tulis di kertas.



Yang terpenting adalah jangan pernah berhenti untuk berlatih dan berlatih...dari pengalaman saya yang masih dikatakan terlalu singkat\pemula untuk meningkatkan speed dari 8wpm ke 10wpm saja berat sekali rasanya...Saya banyak belajar dari Om Eddy Kusuma (YD1XUH) untuk perihal DX dan kode morse. beliau ada lah juara kode morse untuk Highspeed...semoga saja saya bisa mengikuti jejak beliau.....









Anak-anak ku sedang berlatih morse ngikutin ayah katanya....baguslah nak! bila dilatih sejak dini maka dengan mudah menghafal kode-kode tersebut dan tidak akan pernah hilang hingga dewasa nanti...bila lupa pun, akan dengan mudah untuk mengingat dan mengulang nya...nanti bisa ikutan di acara JOTA jambore udara bersama om-om di ORARI.




No comments:

Post a Comment